Stress itu ketika kehilangan barang berharga! Handphone yang aku beli setahun lalu hilang dibawa kabur orang. Arggghh, sempat stress banget malah. Bukan stress kehilangan data, tapi handphone itu sangat bersejarah. Gaji pertama transfer Mama, sisanya beli handphone yang hilang entah ke mana. Sudahlah lupakan, mungkin itu rejeki si maling! “ sabar, sabar” ucap pacar yang mendatangi kontrakanku usai mendengar aku kemalingan. Sabar iya, tapi handphoneku? “ sudah nggk usah dipikir, namanya juga musibah” tanggap si pacar yang berusaha menenangkan. Ya kehilangan sesuatu yang berharga apalagi itu bersejarah, memang sulit diikhlaskan. Namun, lambat laun, aku bisa terima kenyataan. Lupakan! Nunggu gajian dulu terus ganti yang baru. Baru-baru ini aku kehilangan handphone. Rasanya pasti sedih, tapi aku mencoba mencari pengganti. Bukan pengganti pacar tapi handphone yang hilang. Tak perlu larut dalam sedih, namanya musibah ya ambil hikmahnya. Karena handphone adalah b...
Dreams to Plan, Plan to Action, Action to Goal and Goal to Dreams!