Langsung ke konten utama

Postingan

Papa Nggak Usah Nyetir, Itu Berat Biar Aku Saja! Papa: Jangan Khawatir, Berkat Spooring dan Balancing Kini Jadi Ringan!

sumber: pikiranrakyat.com Mudik sudah menjadi salah satu tradisi di penghujung Ramadan. Berkumpul bersama keluarga hingga menikmati suasana kampung merupakan kenikmatan tersendiri dalam mengobati kerinduan. Di pertengahan Ramadan ini, sudah perlu merencanakan dan mempersiapkan segala kebutuhan mudik. Baju lebaran, makanan, ole-ole, angpao hingga kendaraan merupakan beberapa kebutuhan penting dalam menunjang kelancaran mudik. Tahukan Anda, jika kendaraan satu diantara kebutuhan yang penting dalam bermudik. Bagi Anda yang memiliki kendaraan khususnya roda empat tentu tidak perlu khawatir lagi, apapun merk mobil Anda liburan pasti jadi! Papa, Kok Berat Sih! Beberapa waktu lalu si Andi sering mengalami keluhan ketika mengendarai mobil milik ayahnya. Setir mobil nya agak berat ke kiri, setir mobil suka bergetar pada kecepatan tertentu, mobil kadangkala berbelok sendiri padahal sedang melaju lurus ke depan. Keluhan lainnya, mobil yang dikendarai seperti berjalan mirin...

WUJUD KEDAULATAN EKONOMI : OPTIMALISASI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN BERBASIS INDUSTRI DI SULSEL SEBAGAI MOMENTUM INDONESIA MENJADI MACAN ASEAN

Segala lini telah mendekati masa di mana rakyat menanti. Perjalanan selama 69 tahun sejak kemerdekaan disorakkan, telah mengukir sejarah yang memberi banyak pembelajaran dan pengalaman bagi bangsa. Ketika bangsa dipandang sebagai negara yang kaya akan sumber daya, bangsa yang telah terlepas dari sangkaran penjajah, ternyata diperhadapkan pada masalah itu sudah menjadi budaya. Aspek sosial, agama, politik, hingga ekonomi tercatat sebagai kamar permasalahan bangsa Indonesia. Sinergitas dari segala aspek itu merupakan langkah dalam mewujudkan cita-cita bangsa yang didengungkan di setiap pilar bangsa Indonesia. Namun demikian, aspek ekonomi bisa dikatakan sebagai akar permasalahan tidak terwujudnya cita bangsa dalam memperkokoh kesejahteraan. Berbagai polemik yang terjadi di hadapan kita, seakan menambah rumitnya bangsa ini menjadi negara maju. Kemiskinan bertaburan di mana-mana, pengangguran berkeliaran di luar sana, hingga kesejahteraan tidak lagi menjadi prioritas utama. Bukan ka...

Melalui Industri Fashion, ASEAN Memanggil, Indonesia Takkan Berpaling

Ketika realita berbicara di depan publik, mengungkap tabir yang seakan menggugah jiwa, bibirpun mengangah memandang kamera, siapkah mata menerka dan memberi jawaban atas permasalahan di balik realita? Permasalahan yang silih berganti menimpa negeri pertiwi, terus membawa kita ke jurang penyesalan. Berbagai polemik negeri yang disorakkan di media, mulai dari masalah politik seperti korupsi, masalah sosial seperti kekerasan, masalah agama seperti nikah beda agama, hingga masalah ekonomi, namun realitasnya belum mampu berakhir dengan jalan yang sesuai harapan. Entah apa, mengapa itu terjadi, yang terpenting sekarang ini bagaimana kita membenahi masalah-masalah itu dan mencari di mana titik penyelesaiannya.   Tak terasa Indonesia telah menikmati kemerdekaan ini selama 68 tahun, tentu sepak terjang dalam mengisi kemerdekaan masih ada, karena masalah sudah menjadi jalan hidup bersama. Indonesia dengan cita-citanya mensejahterahkan rakyat terus dikumandangkan disetiap pilar ban...